Lapas Karawang Hadirkan Pembinaan Spiritual Lewat Ibadah Jumat Agung

KARAWANG, Netizennews.click — Lapas Kelas IIA Karawang menggelar ibadah Jumat Agung bagi warga binaan Nasrani di Aula Sahardjo, Jumat (3/4). Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, menjadi momen refleksi spiritual bagi para peserta.

Ibadah diawali dengan pembukaan oleh Pendeta Yani Setyawati Lim, S.Th. dari Yayasan Kasih Bethesda. Dalam suasana yang tenang, warga binaan mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh penghayatan, memaknai Jumat Agung sebagai simbol pengorbanan Yesus Kristus.

Berita Lainnya  Mutasi Kepsek Karawang Kini Berbasis Data, SIMKSPS Hapus Praktik “Like and Dislike”

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, turut memberikan sambutan secara virtual. Ia mengajak warga binaan menjadikan Jumat Agung sebagai momentum refleksi diri menuju perubahan yang lebih baik.

“Jumat Agung menjadi pengingat akan kasih dan pengorbanan. Jadikan momentum ini sebagai titik balik untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, serta menata masa depan yang lebih baik,” ujar Mashudi.

Berita Lainnya  DPP Laskar NKRI Gelar Bukber dan Bagikan Seribu Takjil ke Masyarakat

Rangkaian ibadah dilanjutkan dengan pembacaan Firman Tuhan oleh Pendeta Yani Setyawati Lim, S.Th., yang semakin memperdalam suasana khusyuk. Pesan yang disampaikan menjadi penguatan rohani sekaligus menumbuhkan harapan bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan ke depan.

Seluruh proses ibadah berlangsung tertib dan lancar, dengan dukungan petugas Lapas Karawang yang memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif. Partisipasi aktif warga binaan menunjukkan pentingnya pembinaan kerohanian dalam proses pembinaan di dalam lapas.

Berita Lainnya  Bupati Aep: Pemda Hadir sebagai Fasilitator Kebahagiaan Masyarakat di Momentum Idulfitri

Melalui kegiatan ini, Lapas Karawang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual. Momentum keagamaan seperti Jumat Agung menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kebaikan, pengendalian diri, serta harapan akan kehidupan yang lebih baik setelah menjalani masa pidana.

Bagikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini