KARAWANG | netizennews.click – Pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di SMK Negeri 2 Karawang mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk dunia industri. Salah satunya datang dari manajemen PT. Saiko Mezasu Sejahtera yang menilai kegiatan tersebut menjadi sarana strategis dalam mencetak generasi muda yang kompeten, produktif, dan siap menghadapi tantangan global.
SMK Negeri 2 Karawang yang berlokasi di Jalan Banten Nomor 5 Karawang menjadi salah satu tuan rumah pelaksanaan LKS Jawa Barat 2026 yang berlangsung pada 10–11 Juni 2026. Sekolah tersebut dipercaya menyelenggarakan empat bidang lomba, yakni Hotel Reception, Restaurant Service, Culinary/Cooking, dan Digital Marketing.
Sebanyak 69 peserta dari berbagai SMK di Jawa Barat mengikuti kompetisi tersebut, terdiri dari 16 peserta bidang Restaurant Service, 19 peserta Hotel Reception, 22 peserta Digital Marketing, dan 12 peserta Culinary/Cooking.
Kepala SMKN 2 Karawang, Kuswita Sitiadefi, S.Si., M.Si.P., menyampaikan bahwa LKS merupakan wahana strategis untuk mengukur keberhasilan pendidikan vokasi sekaligus memperlihatkan kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan sekolah kejuruan.
Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu menghasilkan lulusan yang siap kerja, adaptif, inovatif, dan kompetitif sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai sponsor dan mitra strategis, di antaranya Brits Hotel Karawang, bank bjb, Yamaha Utama Niaga Motor, Indonesian Food & Beverage Executive Association, Universitas Asa Indonesia, GOKAR (Go Karawang), dan PT. Saiko Mezasu Sejahtera.
Mewakili manajemen PT. Saiko Mezasu Sejahtera, Sutrisno Suratman, S.S., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan LKS SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026 di SMKN 2 Karawang.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada SMKN 2 Karawang atas terselenggaranya kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat ini. Ajang kompetensi seperti LKS membuktikan bahwa sekolah masih mampu melahirkan siswa-siswi berprestasi yang siap bersaing, mengharumkan nama sekolah, daerah, bahkan Jawa Barat di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Sutrisno diruang kerjanya (10/6/2026)
Ia menilai, di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini, keberadaan kegiatan kompetensi dan pengembangan keterampilan menjadi langkah nyata untuk mengarahkan potensi pelajar ke arah yang lebih produktif.
“Kita tidak bisa menutup mata bahwa sebagian remaja saat ini rentan terpengaruh berbagai aktivitas negatif seperti pembegalan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga kecanduan game yang berlebihan. Karena itu, kegiatan seperti LKS menjadi ruang yang sangat penting untuk membangun mental berprestasi, kedisiplinan, dan semangat berkarya bagi generasi muda,” katanya.
Menurut Sutrisno, pendidikan vokasi harus terus diperkuat agar mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan uji kompetensi dan lomba keterampilan merupakan bagian penting dalam proses evaluasi pembelajaran sekaligus menjadi portofolio yang dapat menunjukkan kemampuan siswa secara nyata.
“Uji kompetensi menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa kemampuan yang dimiliki siswa telah sesuai dengan standar pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Hasilnya juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran serta mengembangkan potensi peserta didik secara berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sutrisno menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai bekal menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif.
“Kami berharap siswa SMK tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan penguasaan teknologi, tetapi juga membekali diri dengan kemampuan bahasa asing. Penguasaan Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, dan Bahasa Inggris akan menjadi nilai tambah yang sangat penting dalam membuka peluang kerja yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri,” tegasnya.
Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja terampil yang menguasai bahasa asing saat ini terus meningkat seiring berkembangnya investasi dan kerja sama internasional di Indonesia.
“Perusahaan-perusahaan multinasional maupun industri yang memiliki hubungan kerja sama dengan luar negeri sangat membutuhkan tenaga kerja yang mampu berkomunikasi dengan baik. Karena itu, kemampuan bahasa harus mulai dipersiapkan sejak bangku sekolah,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia, PT. Saiko Mezasu Sejahtera membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan SMK dan dunia pendidikan.
“Kami siap menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah SMK untuk memberikan kesempatan belajar Bahasa Jepang, pembekalan teknisi AC, serta pengenalan dunia industri kepada para siswa. Kami ingin membantu menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri dan siap bersaing secara profesional,” ujar Sutrisno.
Ia menambahkan bahwa dunia usaha dan dunia pendidikan harus berjalan beriringan agar tercipta link and match yang kuat antara kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan.
“Kolaborasi antara sekolah dan industri tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Harus ada program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi siswa agar mereka memiliki gambaran yang jelas mengenai dunia kerja yang akan dihadapi setelah lulus,” tambahnya.
PT. Saiko, lanjut Sutrisno, berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan belajar yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan industri saat ini.
“Kami ingin hadir sebagai mitra pendidikan yang memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ketika sekolah, industri, dan pemerintah berjalan bersama, maka akan lahir generasi muda yang unggul, profesional, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Sutrisno kembali menyampaikan ucapan selamat kepada SMKN 2 Karawang atas keberhasilannya menjadi tuan rumah LKS Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.
“Selamat kepada SMKN 2 Karawang atas suksesnya penyelenggaraan LKS Jawa Barat 2026. Semoga kegiatan ini terus melahirkan generasi muda yang kompeten, berkarakter, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pendidikan vokasi yang kuat adalah fondasi penting bagi kemajuan bangsa dan peningkatan daya saing Indonesia di era global,” pungkasnya. (***)





















