Anggota DPRD Karawang H. Erick Heryawan Soroti Potongan Ojol 20 Persen, GOKAR Tawarkan Sistem Lebih Ringan

KARAWANG | netizennews.click – Keluhan para pengemudi ojek online (ojol) terkait masih tingginya potongan aplikator hingga 20 persen meski Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mempertanyakan implementasi Perpres tersebut. Menurutnya, dalam regulasi yang telah ditandatangani Presiden, potongan aplikator seharusnya hanya sebesar 8 persen, sementara 92 persen menjadi hak pengemudi.

Namun hingga saat ini, para driver di lapangan mengaku masih menerima potongan hingga 20 persen dari setiap transaksi.

Menanggapi persoalan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Karawang, H. Erick Heryawan Kusuma, SE, menyatakan bahwa kesejahteraan para pengemudi transportasi online harus menjadi perhatian bersama.

“Kalau memang Presiden sudah mengeluarkan Perpres yang mengatur potongan aplikator sebesar 8 persen, maka aturan tersebut harus dijalankan. Jangan sampai para driver yang setiap hari bekerja keras justru masih terbebani dengan potongan yang tinggi,” ujar Erick, Jumat (12/6/2026).g

Berita Lainnya  ketua IWOI Karawang Sabet Juara Karya Tulis

Menurut Erick, para pengemudi online merupakan bagian dari pelaku ekonomi kerakyatan yang berperan besar dalam membantu mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian keluarga.

“Saya sering menerima dan merespons berbagai keluhan masyarakat, termasuk dari para driver online. Mereka membutuhkan kepastian dan perlindungan agar dapat bekerja dengan tenang serta memperoleh penghasilan yang layak,” katanya.

Politisi yang dikenal responsif terhadap berbagai keluhan masyarakat itu juga mengajak para pengemudi online di Kabupaten Karawang untuk mulai melirik aplikasi transportasi lokal yang lahir dari daerah sendiri, yakni GOKAR (Go Karawang) – Gerak Online Kendaraan Angkutan Rakyat.

Menurut Erick, kehadiran GOKAR dapat menjadi alternatif sekaligus solusi bagi para driver yang menginginkan sistem kemitraan yang lebih berpihak kepada kesejahteraan pengemudi.

GOKAR merupakan inovasi karya putra daerah yang patut mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Karawang.

“Siapa lagi yang akan membesarkan GOKAR kalau bukan pemerintah daerah, jajaran Pemkab Karawang, para pelaku usaha, dan masyarakat Karawang sendiri. Kita harus bangga memiliki aplikasi transportasi online asli daerah yang lahir dari Karawang,” tegas Erick.

Berita Lainnya  GOKAR Transportasi Online Asli Karawang Siap Bersaing dengan Promo Idul Adha 99 Persen

Ia menilai keberadaan GOKAR berpotensi memberikan manfaat yang besar bagi daerah apabila terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.

“Jika GOKAR berkembang hingga seluruh Indonesia, tentu dampaknya tidak hanya dirasakan perusahaan, tetapi juga masyarakat Karawang. Pendapatan asli daerah berpotensi meningkat, lapangan pekerjaan terbuka lebih luas, dan ekonomi daerah ikut bergerak,” ujarnya.

Erick juga menyoroti tingginya angka pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun putus kontrak di sektor industri. Menurutnya, kehadiran platform digital lokal seperti GOKAR dapat menjadi salah satu solusi dalam menciptakan peluang kerja baru.

“Kita tahu Karawang adalah kawasan industri yang cukup besar. Ketika ada pekerja yang terkena PHK atau tidak diperpanjang kontraknya, mereka tetap membutuhkan sumber penghasilan. GOKAR bisa menjadi salah satu alternatif usaha dan lapangan pekerjaan yang membantu masyarakat untuk tetap produktif dan mendapatkan penghasilan,” katanya.

Selain itu, Erick mengapresiasi sistem kemitraan yang diterapkan GOKAR, di mana potongan aplikasi hanya 5 persen, atribut diberikan secara gratis, serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra pengemudi ditanggung oleh pihak aplikator.

Berita Lainnya  Diskominfo Karawang Bekali Admin Medsos Perangkat Daerah dengan Pemanfaatan AI untuk Konten Publik

“Saya melihat GOKAR sebagai inovasi lokal yang patut didukung masyarakat Karawang. Aplikasi ini menawarkan potongan yang jauh lebih ringan, hanya 5 persen, atribut diberikan secara gratis, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang dibayarkan oleh pihak aplikator. Ini merupakan langkah positif yang perlu mendapat perhatian,” ungkapnya.

“Prinsipnya, saya mendukung setiap inovasi daerah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Apalagi jika mampu meningkatkan kesejahteraan driver, membuka lapangan kerja, dan membawa nama Karawang lebih dikenal di tingkat nasional, dan keberadaan platform lokal akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah karena melibatkan masyarakat Karawang secara langsung,”pungkasnya.

Hingga saat ini, polemik implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 terkait besaran potongan aplikator masih menjadi perhatian para pengemudi online di berbagai daerah. Mereka berharap kebijakan yang telah diumumkan pemerintah dapat segera diterapkan sehingga kesejahteraan para driver semakin meningkat.

Bagikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini