KARAWANG | NETZENNEWS.CLICK – Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) mulai melakukan uji coba sistem parkir terproteksi di Kampus 2 Majalaya sejak Senin (11/8/2025). Kebijakan ini menetapkan tarif Rp2.000 per hari untuk sepeda motor dengan fasilitas keluar-masuk tanpa biaya tambahan.
Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan keamanan kendaraan mahasiswa, menyusul maraknya kasus pencurian motor dan helm di lingkungan Kampus 1 dalam beberapa tahun terakhir.
Humas Unsika, Nur Hali, mengungkapkan bahwa pada tahun ini saja sudah terjadi dua kasus kehilangan sepeda motor, masing-masing pada bulan Januari dan Mei, belum termasuk laporan kehilangan helm yang cukup sering terjadi.
Untuk memastikan keamanan lebih optimal, pengelolaan parkir diserahkan kepada vendor profesional yang memberikan jaminan keamanan atas kendaraan. Selain itu, pihak kampus berencana menambah kamera CCTV di pintu masuk dan area sekitar kelas, sehingga aktivitas keluar-masuk kendaraan dapat dipantau dengan lebih baik.
Rektor Unsika, Prof. Ade Maman Suherman, menjelaskan bahwa uji coba difokuskan di Kampus 2 karena lokasi ini menampung lebih dari seribu mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Hukum, dan Ilmu Kesehatan. Dengan perkuliahan yang berlangsung hingga malam hari, keamanan kendaraan menjadi perhatian khusus.
“Tujuan utama dari sistem ini adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi mahasiswa. Kami ingin memastikan kendaraan mereka tetap terjaga selama berada di area kampus,” ujar Prof. Ade Maman.