Kasus Pembayaran Proyek Karawang Disorot, Publik Tunggu Transparansi Pemda

Karawang – NETIZENNEWS.CLICK  – Persoalan tagihan proyek di Karawang kembali mengemuka setelah Miftahul Jannah, kontraktor yang menggarap sejumlah pekerjaan untuk Pemda Karawang, diperiksa oleh Polres Karawang. Pemeriksaan dilakukan untuk menindaklanjuti laporan terkait dugaan penggelapan pembayaran proyek bernilai ratusan juta rupiah.

Kasus ini bermula pada 19 Agustus 2025 ketika Miftahul Jannah meminta klarifikasi langsung kepada Inan, Kuasa Bendahara Umum Daerah, dan Furqoon Jalalludin, Kabag Umum, terkait pembayaran proyek. Dalam percakapan yang terjadi kala itu, Miftahul mempertanyakan mengapa tagihan yang diajukan tidak kunjung dibayarkan.

Berita Lainnya  Gedung Koperasi Wartawan Karawang Tuai Sorotan, Kini Jadi Dapur Makan Bergizi Gratis

Menurut keterangan Miftahul, ada enam proyek yang ia kerjakan, mulai dari pengecatan, pemasangan lampu hingga pemeliharaan fasilitas kantor pemerintah. Namun, meski pekerjaan sudah sesuai Surat Perintah Kerja, pembayaran justru dialihkan ke pihak lain.

“Saya hanya menuntut hak saya. Pekerjaan sudah selesai, ada buktinya, tapi uangnya malah tidak masuk ke saya. Itu yang membuat saya terpaksa melapor,” ujar Miftahul usai diperiksa di Polres Karawang.

Setelah pemeriksaan, pada 26 Agustus 2025, Miftahul Jannah juga melakukan kunjungan ke proyek-proyek yang pernah ia kerjakan di Karawang. Kunjungan itu dilakukan untuk menunjukkan kepada khalayak umum bahwa pekerjaan benar-benar sudah dilaksanakan sesuai perintah kerja.

Berita Lainnya  Penanggung Jawab Kegiatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

“Saya ingin masyarakat melihat langsung. Pekerjaan ini nyata ada di lapangan. Jadi bukan hanya klaim di atas kertas, tapi bukti fisik yang bisa disaksikan,” tegas Miftahul saat berada di lokasi proyek.

Dari pihak kepolisian, penyidik menyatakan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. “Kami sudah memeriksa pelapor dan beberapa pihak terkait. Saat ini tim sedang mengumpulkan dokumen serta keterangan tambahan untuk memastikan aliran dana proyek,” kata seorang penyidik Polres Karawang.

Berita Lainnya  Dua Motor Hilang Tahun Ini, Unsika Respon dengan Sistem Parkir Aman

Hingga kini, pihak Pemerintah Daerah Karawang belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan penggelapan tersebut. Publik masih menunggu penjelasan sekaligus langkah tegas agar kasus ini tidak berlarut-larut.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut transparansi dan akuntabilitas pengelolaan proyek daerah. Publik kini berharap kepolisian dapat menuntaskan penyelidikan dan membuka secara terang siapa pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan penggelapan pembayaran proyek. (red)

Bagikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini