KARAWANG, Netizennews.click – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalur Panjalu–Cikijing, Kabupaten Majalengka. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang tertimpa musibah.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aep didampingi oleh Sekretaris Daerah Karawang, Asep Aang Rahmatullah, jajaran Asisten Daerah, serta unsur terkait lainnya. Selain menyampaikan duka cita, Bupati juga menyerahkan santunan secara langsung kepada keluarga korban.
Musibah kecelakaan tunggal itu menimpa satu keluarga asal Karawang yang tengah melakukan perjalanan mudik. Insiden terjadi di Jalan Raya Panjalu–Cikijing, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, pada Senin malam (23/3/2026).
“Innalillahi wainnailaihi rojiun, kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Karawang turut berduka cita atas musibah ini. Korban merupakan satu keluarga asal Karawang yang sedang dalam perjalanan kembali dari Tasik menuju Karawang,” ujar Bupati Aep kepada awak media, Selasa (25/3/2026) malam.
Bupati menjelaskan, setelah menerima informasi kejadian, Pemerintah Kabupaten Karawang segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka guna memastikan penanganan korban berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, kami bergerak cepat. Kami juga telah menginstruksikan untuk memberangkatkan delapan unit ambulans ke Majalengka untuk membantu proses penjemputan korban,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Karawang akan terus hadir memberikan dukungan bagi keluarga korban, baik secara moril maupun materiil.
“Kami telah menyiapkan santunan. Insya Allah keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.
Diketahui, dalam kecelakaan tersebut sebanyak enam orang dinyatakan meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan keselamatan dalam berkendara, khususnya saat arus mudik dan arus balik Lebaran yang kerap diwarnai peningkatan volume kendaraan di jalur-jalur rawan.





















