ASPHRI Perkuat Konsolidasi Pengurus Lewat Rakornas 2026 di Cikarang

Rakornas DPP ASPHRI 2026 Dihadiri Seluruh Jajaran Pengurus, Yosminaldi Dorong Konsolidasi dan Strategi Baru

 

CIKARANG|netizennews.click— Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DPP Asosiasi Praktisi Human Resources Indonesia (ASPHRI) 2026 berlangsung di Grande Valore Hotel, Jababeka, Cikarang, Sabtu (19/9/2026).

 

Kegiatan yang mengusung tema “Harmonisasi & Sinergi Meraih Tujuan Bersama” tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPP ASPHRI. Rakornas menjadi momentum bagi jajaran organisasi untuk memperkuat silaturahmi, menyatukan persepsi, mengevaluasi program kerja sekaligus menyusun strategi organisasi ke depan.

 

Ketua Umum DPP ASPHRI, Yosminaldi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakornas bukan sekadar agenda evaluasi, tetapi menjadi ruang bersama untuk membangun kembali semangat organisasi setelah lebih dari satu tahun program kerja berjalan.

 

Menurut Yosminaldi, sejak Munas ASPHRI 2025, sejumlah program kerja telah disusun melalui rapat kerja. Namun, evaluasi secara menyeluruh belum dapat dilakukan karena kesibukan masing-masing pengurus dalam menjalankan aktivitas profesionalnya.

 

“Yang paling penting adalah kita kembali bersatu, bersilaturahim, menyatukan persepsi kita tentang ASPHRI, sekaligus kita mengevaluasi kegiatan-kegiatan kita, termasuk juga tantangan ASPHRI ke depan,” ujar Yosminaldi.

Berita Lainnya  Pemkab Karawang Resmi Buka MOTEKAR Preneur 393, Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal

 

Ia menekankan, Rakornas tidak boleh menjadi forum untuk mencari kesalahan atau menyalahkan bidang maupun pengurus yang belum mampu merealisasikan program kerja.

 

“Rakornas kita ini bukan ajang untuk mencari-cari kesalahan. Bukan ajang untuk menyalahkan apabila program-program kerja itu tidak terlaksana dengan baik. Tapi setidaknya ini adalah ajang kita untuk bersama-sama kembali bangkit,” tegasnya.

 

Yosminaldi juga meminta seluruh ketua bidang menyampaikan laporan dan kondisi sebenarnya terkait pelaksanaan program kerja masing-masing. Baik program yang telah berjalan maupun yang masih menghadapi kendala.

 

Menurutnya, keterbukaan tersebut penting agar DPP dapat mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi masing-masing bidang sekaligus mencari solusi secara bersama-sama.

 

“Kalau memang tidak bisa jalan, tidak bisa terlaksana, kira-kira kendalanya di mana, enggak ada masalah. Kita akan sangat-sangat memaklumi,” katanya.

 

Susun Strategi Baru hingga Munas 2027

 

Memasuki sisa masa kepengurusan hingga menjelang Munas ASPHRI 2027, Yosminaldi mendorong seluruh jajaran agar lebih aktif dan proaktif dalam menjalankan roda organisasi.

Berita Lainnya  Forkom HRD Bekapurs Siap Jadi Penggerak Hubungan Industrial, Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

 

Ia menyampaikan bahwa ASPHRI perlu menyusun kegiatan yang lebih pragmatis dan dapat dibahas serta dikerjakan secara bersama-sama, tidak semata-mata bergantung pada masing-masing bidang.

 

“Di sisa masa jabatan saya ini, saya ingin kita kembali lebih aktif, lebih proaktif untuk mencoba menyusun kegiatan-kegiatan yang mungkin lebih bersifat pragmatis,” ungkapnya.

 

Untuk merumuskan strategi tersebut, DPP ASPHRI menyiapkan analisis SWOT yang mencakup kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman organisasi.

 

Yosminaldi mengatakan hasil analisis tersebut masih terbuka untuk mendapatkan masukan dari seluruh jajaran pengurus.

 

“Tentu saja dari SWOT ini pasti masih banyak kekurangan. Saya sangat berharap nanti dari analisis SWOT ini teman-teman bisa melengkapi, menambahkan dan menyempurnakan,” tuturnya.

 

Dalam Rakornas, para pengurus juga diarahkan mengikuti diskusi kelompok untuk menyusun action plan berdasarkan hasil analisis SWOT. Hasil diskusi tersebut nantinya diharapkan menjadi salah satu bahan bagi DPP ASPHRI dalam menentukan strategi jangka pendek hingga pertengahan 2027.

Berita Lainnya  Forkom HRD Bekapurs Siap Jadi Penggerak Hubungan Industrial, Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

 

Seluruh Pengurus Didorong Berkontribusi

 

Kehadiran seluruh jajaran pengurus dalam Rakornas dinilai menjadi bagian penting dari upaya membangun komunikasi dan koordinasi organisasi.

 

Dengan forum tersebut, setiap bidang memiliki ruang untuk menyampaikan capaian, kendala, kebutuhan maupun gagasan yang dapat dikembangkan bersama.

 

Yosminaldi berharap Rakornas menghasilkan strategi yang tidak berhenti pada pembahasan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata.

 

“Mudah-mudahan ini akan menjadi materi dasar kami dari DPP, khususnya Ketua Umum, Sekjen dan jajaran, untuk menyusun strategi jangka pendek kita sampai pertengahan 2027 ke depan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat eksistensi ASPHRI di tengah dunia usaha, dunia industri dan dunia ketenagakerjaan Indonesia.

 

Rakornas DPP ASPHRI 2026 dengan tema “Harmonisasi & Sinergi Meraih Tujuan Bersama” pun menjadi ruang konsolidasi seluruh jajaran pengurus untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi dan merumuskan program kerja yang lebih terarah hingga periode kepengurusan berikutnya.

Bagikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini