KARAWANG | netizennews.click – Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kampus UBP Karawang tersebut mengusung tema “Berakar pada Bangsa, Berlayar di Dunia Digital: Membentuk Mahasiswa Berkarakter dan Berdaya Saing Global.”
PKKMB diikuti calon mahasiswa baru UBP Karawang serta dihadiri jajaran pimpinan universitas, Yayasan Buana Pangkal Perjuangan Karawang, LLDIKTI Wilayah IV, dosen, tenaga kependidikan, panitia PKKMB, dan keluarga besar UBP Karawang.
Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Kepala LLDIKTI Wilayah IV Dr. Lukman, S.T., M.Hum.; Ketua Pembina Yayasan Buana Pangkal Perjuangan Karawang Letjen TNI (Purn) H. Kiki Syahnarkri, beserta anggota pembina Hj. Eneng Tapleh Lelassari, Hj. Ida Rosida Suryana, S.H., M.H., Irjen Pol (Purn) Drs. H. Edi Darnadi, M.M., dan Drs. H. Dadang Fakhruddin, M.M.
Turut hadir Ketua Pengawas Yayasan Buana Pangkal Perjuangan Karawang Mayjen TNI (Purn) H. Mulya Setiawan, S.I.P., M.Sc., beserta Anggota Pengawas Dr. H. Nurdin Singadimedja, S.H., M.H.
Dari unsur pengurus yayasan hadir Ketua Pengurus Yayasan Buana Pangkal Perjuangan Karawang Dr. Yanti Tayo, S.Psi., M.I.Kom., Sekretaris Pengurus Dr. Ahmad Fauzi, S.Kom., M.Kom., serta Bendahara Pengurus Dr. Marceiila Suryana, BA(Hons.), M.M.Par.
Selain itu, hadir pula para Wakil Rektor, Ketua Lembaga, Dekan, Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, panitia PKKMB Tahun 2026, serta seluruh keluarga besar UBP Karawang.
Rektor: Selamat Datang Mahasiswa Baru
Dalam sambutannya, Rektor UBP Karawang periode 2026-2030, Assoc. Prof. Dr. H. Budi Rismayadi, S.E., M.M., mengawali dengan mengajak seluruh peserta bersyukur atas kesempatan mengikuti PKKMB 2026.
“Puji dan syukur marilah senantiasa kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Atas rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB Universitas Buana Perjuangan Karawang Tahun 2026,” ungkap Budi dalam sambutannya.
Budi menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru UBP Karawang.
“Pertama-tama, atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Universitas Buana Perjuangan Karawang, saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh Calon Mahasiswa Baru UBP Karawang Tahun 2026,” jelasnya.
Menurut dia, sejak mengikuti PKKMB, mahasiswa baru telah menjadi bagian dari keluarga besar UBP Karawang.
“Mulai hari ini, Saudara akan menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Buana Perjuangan Karawang. Di tempat inilah Saudara akan belajar, berdiskusi, menemukan pengalaman baru, membangun persahabatan, mengembangkan potensi, menghadapi berbagai tantangan, dan tentunya mempersiapkan diri untuk menjadi generasi penerus bangsa,” tuturnya.
2.439 Calon Mahasiswa Berasal dari 15 Provinsi
Budi mengatakan, salah satu hal yang membanggakan dari mahasiswa baru UBP Karawang tahun ini adalah keberagaman asal daerah.
“Ada sesuatu yang menarik dan membanggakan dari Saudara semua yang hadir pada hari ini. Saudara datang ke UBP Karawang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada yang datang dari luar negeri,” katanya.
Berdasarkan data domisili calon mahasiswa baru tahun 2026, tercatat 2.439 calon mahasiswa berasal dari 15 provinsi di Indonesia.
Sebanyak 2.372 orang berasal dari Jawa Barat. Sementara itu, calon mahasiswa lainnya berasal dari Bangka Belitung 2 orang, Banten 4 orang, Bengkulu 1 orang, DKI Jakarta 2 orang, Jambi 1 orang, Jawa Tengah 10 orang, Jawa Timur 2 orang, Kalimantan Barat 1 orang, Kalimantan Timur 1 orang, Lampung 4 orang, Maluku 2 orang, Sumatera Barat 1 orang, Sumatera Selatan 1 orang, dan Sumatera Utara 3 orang.
“Keberagaman asal daerah ini merupakan kekayaan bagi UBP Karawang. Kita mempertemukan anak-anak bangsa dari berbagai daerah dengan latar belakang, budaya, pengalaman, dan karakter yang berbeda-beda,” jelas Budi.
UBP Karawang Terima Mahasiswa dari Timor Leste
Tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, UBP Karawang pada tahun 2026 juga kembali menerima mahasiswa internasional dari Timor Leste.
“Pada tahun ini UBP Karawang kembali menerima mahasiswa internasional dari Timor Leste, yaitu Saudara Fidelio Gaio dari Program Studi Teknik Mesin,” ungkapnya.
Budi menjelaskan, penerimaan mahasiswa internasional tersebut merupakan tahun kedua bagi UBP Karawang.
“Ini merupakan tahun kedua UBP Karawang menerima mahasiswa internasional. Pada tahun sebelumnya, UBP Karawang juga telah menerima mahasiswa dari Timor Leste, yaitu Saudara Juviano Da Costa dari Program Studi Sistem Informasi,” katanya.
Menurut Budi, kondisi tersebut menunjukkan semakin terbukanya UBP Karawang terhadap lingkungan pendidikan internasional.
“Hal ini menunjukkan bahwa UBP Karawang semakin terbuka terhadap dunia internasional,” jelasnya.
Ia pun meminta mahasiswa menjadikan keberagaman tersebut sebagai kesempatan untuk saling belajar.
“Kepada seluruh mahasiswa UBP Karawang, saya berpesan, jadikan keberagaman ini sebagai kesempatan untuk belajar satu sama lain,” tuturnya.
“Kenali budaya teman-teman Saudara, bangun persahabatan, saling menghargai, dan tunjukkan bahwa kampus kita adalah tempat di mana perbedaan dapat menjadi kekuatan,” sambung Budi.
Mahasiswa Diminta Bijak Menggunakan AI
Budi menjelaskan, tema PKKMB 2026 tidak sekadar menjadi slogan, tetapi menjadi arah bagi mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik.
“PKKMB Tahun 2026 mengangkat tema ‘Berakar pada Bangsa, Berlayar di Dunia Digital: Membentuk Mahasiswa Berkarakter dan Berdaya Saing Global’. Tema ini bukan sekadar slogan. Tema ini merupakan pesan dan arah bagi kita semua,” kata Budi.
Ia menjelaskan makna “Berakar pada Bangsa” sebagai pesan agar mahasiswa tetap memiliki jati diri kebangsaan di tengah perubahan zaman.
“‘Berakar pada Bangsa’ berarti bahwa di tengah derasnya perubahan zaman, Saudara harus tetap memiliki jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Pegang teguh nilai-nilai Pancasila, kebangsaan, budaya, etika, integritas, dan kepedulian terhadap sesama,” jelasnya.
Sementara itu, “Berlayar di Dunia Digital” dimaknai sebagai kesiapan mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi.
“‘Berlayar di Dunia Digital’ berarti Saudara harus siap menghadapi dunia yang terus berubah. Saudara harus mampu mengendalikan dan mengarahkan teknologi untuk menghasilkan manfaat, dan mampu menggunakan Artificial Intelligence atau AI secara bijak, etis, produktif, dan bertanggung jawab,” ungkap Budi.
Dituntut Siap Bersaing Secara Global
Budi juga meminta mahasiswa baru memperluas wawasan dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang semakin terbuka.
“Dengan semakin terbukanya UBP Karawang terhadap mahasiswa dari luar daerah bahkan dari luar negeri, saya berharap Saudara juga memiliki wawasan yang semakin luas dan perspektif yang semakin global,” katanya.
Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya berpikir mengenai persaingan di tingkat daerah.
“Jangan hanya berpikir tentang bagaimana Saudara dapat bersaing di Karawang. Jangan hanya berpikir bagaimana Saudara dapat bersaing di Jawa Barat. Tetapi mulai hari ini, tanamkan dalam diri Saudara bahwa Saudara harus siap bersaing di tingkat nasional bahkan di tingkat global,” tegasnya.
Menurut Budi, perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh nilai dan ijazah.
“Dunia perguruan tinggi bukan hanya tentang mendapatkan nilai dan memperoleh ijazah. Kuliah adalah proses untuk membentuk cara berpikir, karakter, kepemimpinan, kemandirian, dan kematangan diri,” jelasnya.
Karena itu, mahasiswa diminta aktif memanfaatkan berbagai kesempatan selama berada di kampus.
“Jangan hanya datang ke kampus untuk mengikuti perkuliahan. Manfaatkan seluruh kesempatan yang ada,” katanya.
Budi mendorong mahasiswa mengikuti organisasi kemahasiswaan, penelitian, kompetisi, kewirausahaan, seminar, dan berbagai kegiatan pengembangan diri.
“Ikutilah organisasi kemahasiswaan. Ikuti penelitian, kompetisi, kewirausahaan, seminar, dan berbagai kegiatan pengembangan diri. Bangun jejaring. Berani bertanya. Berani berpendapat,” ungkapnya.
Ia menilai pengalaman selama menjadi mahasiswa akan menjadi bekal penting ketika memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
“Sebab, pengalaman yang Saudara dapatkan selama menjadi mahasiswa akan menjadi bagian penting dari bekal Saudara ketika memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat,” jelas Budi.
Kompetensi Harus Berjalan Bersama Karakter
Budi mengatakan, mahasiswa baru memasuki perguruan tinggi pada era yang penuh peluang sekaligus tantangan.
“Perubahan teknologi berlangsung sangat cepat. Dunia kerja berubah. Profesi-profesi baru bermunculan,” katanya.
Menurut dia, persaingan saat ini tidak lagi terbatas pada wilayah tertentu.
“Persaingan tidak lagi hanya terjadi antarmahasiswa dari satu kota atau satu negara, tetapi sudah bersifat global. Oleh karena itu, Saudara harus memiliki kompetensi sekaligus karakter,” tegasnya.
Ia berharap UBP Karawang dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya menjadi pencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan menghasilkan inovasi.
“Saya berharap dari kampus UBP Karawang akan lahir generasi yang tidak hanya menjadi pencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan, menghasilkan inovasi, dan memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat,” ungkap Budi.
Ia kemudian mengingatkan mahasiswa agar mulai mempersiapkan masa depan sejak berada di bangku kuliah.
“Masa depan bukan sesuatu yang hanya kita tunggu. Masa depan adalah sesuatu yang harus kita persiapkan dan perjuangkan mulai hari ini,” katanya.
Budi juga berpesan agar mahasiswa belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati dosen dan tenaga kependidikan, serta menjaga nama baik almamater.
“Jangan sia-siakan waktu Saudara selama berada di kampus. Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Hormati dosen dan tenaga kependidikan. Jaga nama baik almamater,” ujarnya.
“Jadilah Mahasiswa yang Hadir dengan Karya”
Dalam kesempatan tersebut, Budi juga berbicara mengenai beragam cita-cita mahasiswa baru.
“Mungkin Saudara datang ke UBP Karawang dengan cita-cita yang berbeda-beda. Ada yang ingin menjadi guru, apoteker, akuntan, manajer, HRD, CEO, engineer, entrepreneur, atau berbagai profesi lainnya,” ungkapnya.
Ia berharap UBP Karawang dapat menjadi tempat mahasiswa menemukan jalan untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
“Apa pun cita-cita Saudara, saya berharap UBP Karawang menjadi tempat Saudara menemukan jalan menuju cita-cita tersebut,” katanya.
Budi kemudian memberikan pesan yang menjadi salah satu penekanan dalam sambutannya.
“Jangan hanya menjadi mahasiswa yang hadir di kampus. Jadilah mahasiswa yang hadir dengan karya,” tegasnya.
“Jangan hanya mengejar gelar. Kejar juga kompetensi,” lanjutnya.
“Jangan hanya mengejar nilai. Bangun juga karakter,” sambung Budi.
Ia juga mengajak mahasiswa tidak berhenti sebagai pengguna teknologi.
“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Jadilah pencipta dan penggerak perubahan di era digital,” katanya.
PKKMB Jadi Momentum Awal Mahasiswa
Menutup sambutannya, Budi mengajak seluruh mahasiswa baru mengikuti rangkaian PKKMB dengan semangat, disiplin, tertib, dan penuh tanggung jawab.
“Akhirnya, saya mengucapkan selamat mengikuti seluruh rangkaian PKKMB Universitas Buana Perjuangan Karawang Tahun 2026,” ungkapnya.
“Ikuti seluruh kegiatan dengan semangat, disiplin, tertib, penuh tanggung jawab, dengan suasana yang menyenangkan,” tambahnya.
Ia berharap PKKMB dapat menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan kampus.
“Jadikan PKKMB ini sebagai momentum untuk mengenal lebih dekat kampus kita, mengenal lingkungan akademik, membangun persaudaraan, memahami nilai-nilai UBP Karawang, serta menyiapkan diri untuk menjadi mahasiswa yang unggul,” jelas Budi.
Ia kemudian kembali menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru UBP Karawang tahun 2026.
“Sekali lagi, selamat datang Calon Mahasiswa Baru UBP Karawang Tahun 2026. Selamat belajar, selamat berproses, selamat berkarya, dan selamat menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Buana Perjuangan Karawang,” tuturnya.
Sebelum mengakhiri sambutan, Budi menyampaikan pantun:
“Ke Karawang membeli batik,
Singgah sebentar di Telukjambe.
Selamat datang insan akademik,
Mari gapai prestasi bersama UBP.”
Ia kemudian menutup dengan pantun:
“Pergi ke kampus membawa cita,
Belajar tekun penuh semangat.
Selamat datang calon mahasiswa UBP tercinta,
Mari berkarya, berkarakter, dan melangkah hebat!”
“Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tutup Budi.
Dengan mengusung semangat berakar pada nilai kebangsaan dan berlayar di dunia digital, PKKMB UBP Karawang 2026 menjadi momentum awal bagi 2.439 calon mahasiswa untuk membangun karakter, meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan nasional hingga global.





















