KARAWANG | netizennews.click – Dukungan terhadap keberadaan GoKar (Go Karawang) sebagai aplikasi ojek online asli Karawang terus mengalir dari berbagai kalangan. Tidak hanya masyarakat umum, dukungan juga datang dari generasi muda atau Gen-Z, khususnya para pelajar di Kabupaten Karawang yang menilai GoKar sebagai bukti nyata bahwa anak daerah mampu menghadirkan inovasi digital yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dukungan tersebut terlihat saat kegiatan rapat persiapan Reuni Akbar SMKN 2 Karawang yang digelar pekan lalu. Sejumlah pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMKN 2 Karawang menyampaikan apresiasi atas perkembangan GoKar yang didirikan oleh alumni SMKN 2 Karawang, Syuhada Wisastra.
Bagi para pelajar, kehadiran GoKar bukan sekadar layanan transportasi online, melainkan simbol semangat kreativitas, inovasi, dan kemandirian anak daerah di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Dea Puspita dan Risma Namiroh dari Program Keahlian Perkantoran mengaku bangga dengan hadirnya GoKar yang lahir dari tangan alumni sekolah mereka.
“Kami sebagai siswa SMKN 2 Karawang merasa bangga atas hadirnya GoKar, sebuah inovasi digital karya alumni SMKN 2 Karawang. Semoga GoKar terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi siswa-siswi untuk berani berkarya, berinovasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Karawang,” ujar mereka.
Sementara itu, Ariyani Ayuningtias dan Adelia Marsela dari Program Keahlian Akuntansi menilai GoKar menjadi bukti bahwa putra daerah mampu menghadirkan solusi digital yang memiliki dampak positif bagi masyarakat.
“Hadirnya GoKar membuktikan bahwa alumni SMKN 2 Karawang mampu menciptakan solusi digital yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami bangga karena GoKar lahir dari putra daerah Karawang dan berharap dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkap keduanya.
Mereka juga mengapresiasi kiprah pendiri GoKar yang dinilai berhasil membangun platform digital lokal yang mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Karawang.
“Sebagai keluarga besar SMKN 2 Karawang, kami sangat mengapresiasi pencapaian Syuhada Wisastra sebagai pendiri GoKar. Kesuksesan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi daerah melalui karya nyata,” tambah mereka.
Hal senada disampaikan Zahira Salsabila dari Program Keahlian Kuliner. Menurutnya, GoKar menjadi contoh nyata bahwa alumni SMKN 2 Karawang mampu bersaing di era digital dan menciptakan peluang yang bermanfaat bagi masyarakat.
“GoKar bukan hanya aplikasi transportasi online, tetapi juga bukti bahwa alumni SMKN 2 Karawang mampu bersaing dan menciptakan peluang di era digital. Kami bangga memiliki alumni yang turut memajukan Karawang melalui teknologi dan pemberdayaan masyarakat lokal,” kata Zahira.
Ia menambahkan bahwa para pelajar mendukung penuh keberadaan GoKar sebagai layanan digital lokal kebanggaan masyarakat Karawang.
“Kami mendukung penuh kehadiran GoKar sebagai layanan digital lokal kebanggaan Karawang. Kehadiran GoKar menjadi contoh nyata bahwa semangat berkarya dan berwirausaha dapat membawa manfaat luas bagi masyarakat. Bangga karena pendirinya merupakan alumni SMKN 2 Karawang yang mengharumkan nama sekolah,” ujarnya.
Founder GoKar, Syuhada Wisastra, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan para pelajar SMKN 2 Karawang. Menurutnya, dukungan generasi muda menjadi energi positif bagi perkembangan GoKar ke depan.
“Dukungan dari adik-adik pelajar SMKN 2 Karawang tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. Semoga GoKar bisa menjadi motivasi bahwa anak daerah mampu menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Kami ingin GoKar terus berkembang bersama masyarakat Karawang,” ujar Syuhada.
Saat ini, GoKar terus berkembang sebagai aplikasi transportasi online lokal yang melibatkan ratusan mitra pengemudi dan ribuan pengguna di Kabupaten Karawang. Kehadirannya menjadi salah satu contoh bagaimana inovasi digital karya anak daerah mampu tumbuh dan mendapatkan tempat di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar aplikasi, GoKar kini menjadi simbol semangat kemandirian, kreativitas, dan kebanggaan masyarakat Karawang terhadap karya putra daerah yang lahir dari lingkungan pendidikan vokasi dan berkembang untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.





















