Evaluasi Dapur SPPG, BGN Tekankan Standar Ketat untuk Jamin Gizi Anak di Karawang

KARAWANG, Netizennews.click — Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengikuti pengarahan dan evaluasi pelaksanaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dipimpin Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), Letjen (Purn) Dadang Hendrayuda.

Kegiatan tersebut diikuti 1.006 peserta, terdiri dari 414 kepala satuan pelaksana (kasatpel), 178 yayasan, 414 mitra, serta 39 undangan. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan program pemenuhan gizi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Berita Lainnya  1.756 Personel Gabungan Amankan Mudik Lebaran di Karawang dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026

Dalam paparannya, Dadang menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap operasional dapur SPPG, mulai dari aspek kebersihan, kualitas makanan, hingga tata kelola distribusi. Langkah tersebut dilakukan agar program tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Secara keseluruhan, jumlah SPPG di Jawa Barat mencapai 5.961 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 214 unit berada di Kabupaten Karawang dan 130 unit di Kabupaten Purwakarta.

Berita Lainnya  Niat Silaturahmi Berujung Sorotan, Netizen Kritik Acara Ormas Polres Bekasi

Khusus di Karawang, sebanyak 84 dapur telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan pihaknya telah menerima arahan yang jelas dari Deputi BGN terkait langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah daerah.

“Kami telah menerima arahan yang sangat jelas dari Bapak Deputi. Sudah jelas alur-alur yang perlu kami laksanakan di daerah,” ujar Aep.

Berita Lainnya  Bupati Aep: Pemda Hadir sebagai Fasilitator Kebahagiaan Masyarakat di Momentum Idulfitri

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kualitas pelaksanaan program. Menurut dia, jika ditemukan dapur yang tidak sesuai prosedur, pihaknya akan segera melaporkannya kepada BGN.

“Jika ada dapur yang tidak sesuai prosedur, kami akan langsung melaporkan kepada BGN,” tegasnya.

Aep juga mengingatkan kepada seluruh yayasan dan mitra bahwa program ini tidak sekadar menyediakan makanan, tetapi memastikan asupan yang bergizi dan berkualitas bagi masyarakat.

Bagikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini