**BANDUNG BARAT| netizennews.click 5 Juli 2026– Mengisi momen temu kangen dengan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, Persaudaraan Alumni Darul Ilmi (PADI) sukses menyelenggarakan kegiatan bakti sosial khitanan massal pada Sabtu, 4 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Reuni Akbar Daarul Ilmi 2026 yang mengusung tema *”Satu Hati dalam Silaturahmi, Kokoh dalam Dakwah”*.
Bertempat di Pesantren Terpadu Daarul Ilmi, Desa Bojongmekar, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, aksi sosial ini berhasil memfasilitasi proses khitanan bagi 10 anak dari warga sekitar. Dalam pelaksanaannya, PADI menggandeng **Komunitas WOKWEKWAK**, sebuah komunitas yang telah berpengalaman dan terbiasa melakukan aksi bakti sosial khitanan massal untuk warga.
Ketua Panitia Reuni Akbar Daarul Ilmi 2026, Roni Dahroni, mengungkapkan bahwa reuni tahun ini sengaja dikonsep agar tidak hanya menjadi ajang nostalgia antar-alumni, tetapi juga memberikan dampak sosial yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Kami ingin Reuni Akbar 2026 ini membawa keberkahan. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Komunitas WOKWEKWAK adalah langkah yang sangat tepat karena mereka sudah terbiasa dan profesional dalam menangani khitanan massal bagi warga. Alhamdulillah, seluruh proses berjalan lancar dan keluarga mereka tampak bahagia,” ujar Roni.
Selain mendapatkan fasilitas khitan secara gratis, ke-10 anak peserta juga menerima santunan berupa paket sembako yang didukung penuh oleh **Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bandung Barat (BAZNAS KBB)**, serta paket bingkisan dari panitia sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka.
Kegiatan bernuansa sosial dan dakwah ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Yayasan Daarul Ilmi Bandung sekaligus pengelola Pesantren Terpadu Daarul Ilmi, Ust. Jafar Sidik, SE.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi inisiatif dari para alumni yang tergabung dalam PADI. Sesuai dengan tema reuni tahun ini, langkah nyata ini membuktikan bahwa alumni tidak hanya kuat dalam menjaga tali silaturahmi, tetapi juga kokoh dalam bergerak di jalan dakwah dan kepedulian sosial. Semoga Pesantren Terpadu Daarul Ilmi bisa terus melahirkan generasi yang bermanfaat bagi umat,” tutur Ust. Jafar Sidik.
Senada dengan hal tersebut, Pengasuh Pesantren Terpadu Daarul Ilmi, Ustadz Suhardi Abdul Hamid H., S.Th.I., menegaskan komitmen pesantren untuk terus membuka ruang kolaborasi yang erat dengan para alumni. Keberhasilan aksi sosial ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi para santri yang saat ini masih menimba ilmu.
“Pesantren berkomitmen penuh untuk terus berkolaborasi dengan alumni dalam berbagai program positif. Kehadiran dan kepedulian para alumni yang saat ini sudah tersebar di berbagai daerah dan profesi, harus menjadi motivasi besar bagi para santri kami yang ada di pesantren. Mereka bisa melihat langsung bukti nyata bahwa setelah lulus nanti, mereka juga bisa sukses dan memberikan kemanfaatan yang luas bagi masyarakat,” ungkap Ustadz Suhardi Abdul Hamid.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi pembuka yang khidmat dari seluruh rangkaian Reuni Akbar Daarul Ilmi 2026, sekaligus menegaskan komitmen PADI untuk terus hadir sebagai motor penggerak kebaikan di tengah masyarakat Kabupaten Bandung Barat.
**Tentang Persaudaraan Alumni Darul Ilmi (PADI):**
Persaudaraan Alumni Darul Ilmi (PADI) adalah wadah silaturahmi bagi seluruh lintas angkatan alumni Daarul Ilmi yang berkomitmen menjaga nilai-nilai kebersamaan, sinergi antar-alumni, serta kontribusi aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan.





















