Lonjakan Pengunjung dan Isu Pungli, Samsat Karawang Lakukan Evaluasi Pelayanan

KARAWANG – NETIZENNEWS.CLICK – Pelayanan di Samsat Karawang menjadi perhatian masyarakat setelah muncul berbagai keluhan mengenai dugaan pungutan liar (pungli) dan antrean panjang yang ramai dibicarakan di media sosial. Menanggapi hal tersebut, pihak Samsat menegaskan bahwa tidak ada aturan internal yang memperbolehkan praktik pungli, khususnya dalam proses cek fisik kendaraan bermotor.

“Jika ada yang merasa membayar saat cek fisik, itu bukan dari kami. Kami tidak pernah meminta atau menyuruh siapa pun. Mungkin itu bentuk uang terima kasih, atau ulah oknum. Kalau terbukti, silakan laporkan,” ujar salah satu petugas Samsat saat diwawancarai media.

Berita Lainnya  Dirut RSUD Jatisari Kunjungi Pasien, Pelayanan IGD Siap Dibuat Lebih Responsif

Pihak Samsat juga menyampaikan bahwa membludaknya jumlah wajib pajak disebabkan oleh program pemutihan pajak yang sedang berlangsung. Hal ini membuat beberapa petugas harus menjalankan tugas tambahan untuk membantu mengatur antrean yang semakin padat.

“Kami menyadari bahwa pelayanan belum optimal, namun ini bukan karena kelalaian, melainkan situasi yang sangat padat. Petugas kami terbatas, hanya sekitar belasan orang, sementara pengunjung bisa mencapai ratusan setiap harinya,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Gebyar Jurnalistik 2026 Resmi Dibuka, IWOI Karawang Tantang Anggota Tulis Berita Berkualitas

Sebagai solusi, Samsat Karawang akan menambah jumlah loket pembayaran serta menerapkan sistem antrean berbasis elektronik. Selain itu, mereka sedang mempertimbangkan penerapan sistem “golden ticket”, yaitu sistem penjadwalan layanan untuk hari berikutnya guna menghindari penumpukan pengunjung di satu hari.

Dalam hal penyebaran informasi, pihak Samsat menekankan bahwa informasi resmi hanya diumumkan melalui akun media sosial yang dikelola oleh petugas. Meskipun tidak memiliki struktur Humas sendiri, mereka tetap berkoordinasi dengan Humas Bapenda Jawa Barat.

Berita Lainnya  Epi Slamet Tekankan Pentingnya Pemanfaatan Ilmu Bagi Peserta Pkl di PT Teras Pasundan

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Silakan ikuti akun Instagram resmi kami agar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak jelas,” tambah petugas tersebut.

Samsat Karawang juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap praktik pungli serta memastikan seluruh prosedur dijalani sesuai aturan. Mereka membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin melaporkan penyimpangan di lapangan. (dap)

Bagikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini