Manfaatkan Teknologi AI, Bakesbangpol Karawang Perkuat Sistem Deteksi Dini Potensi Konflik Sosial

KARAWANG | netizennews.click – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Karawang menggelar pelatihan deteksi dini dan manajemen konflik bertajuk Meningkatkan Peranan Aparatur Kecamatan/Desa sebagai Fungsi Jaring Deteksi Dini di Daerah. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Senin (6/7/2026).

Pelatihan tersebut diikuti jajaran Bakesbangpol bersama perwakilan kecamatan dan kelurahan se-Kabupaten Karawang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur kewilayahan dalam mendeteksi potensi konflik sosial sejak dini agar langkah pencegahan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Berita Lainnya  Kemerdekaan Bukan Seremoni, IWO Indonesia Karawang Soroti Pelayanan Publik

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Karawang, Mahpudin, memaparkan pemanfaatan aplikasi SiKawal yang didukung teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai sistem deteksi dini terhadap berbagai potensi kerawanan di wilayah Karawang.

Menurut Mahpudin, aplikasi SiKawal mampu menghimpun, membaca, dan menganalisis informasi dari berbagai platform media sosial, seperti Facebook, Instagram, hingga YouTube. Jutaan hingga miliaran data yang terkumpul diproses secara otomatis untuk menghasilkan peta kerawanan yang menjadi dasar pemerintah dalam mengambil langkah antisipasi terhadap potensi konflik sosial.

“Teknologi AI membuat proses pemantauan isu yang berkembang di ruang digital menjadi lebih cepat, akurat, dan berkelanjutan dibandingkan cara konvensional,” ujar Mahpudin.

Berita Lainnya  Muhammad Aldy Fadhilah Ajak Mitra GOKAR Ikuti Lomba Catur

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pemetaan awal melalui aplikasi SiKawal, Kecamatan Karawang Barat menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam kategori rawan sehingga membutuhkan pemantauan secara intensif dan berkelanjutan.

Mahpudin berharap pelatihan ini dapat memperkuat peran aparatur kecamatan dan kelurahan sebagai ujung tombak jaringan deteksi dini di daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan aparatur kewilayahan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan kondusivitas masyarakat di Kabupaten Karawang.

Berita Lainnya  HUT RI ke-81, GOKAR Bawa Semangat Transportasi Karya Anak Bangsa

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Kabupaten Karawang, Mari Fitriana, SE, menyoroti pentingnya kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi. Ia mengatakan kualitas demokrasi, khususnya di Kabupaten Karawang, harus terus ditingkatkan melalui partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah.

“Partisipasi masyarakat sangat membantu penyelenggara pemilu dalam mewujudkan proses demokrasi yang berkualitas. Karena itu, berbagai isu yang berkembang selama tahapan pemilu harus disikapi secara bijak agar tidak memicu konflik di tengah masyarakat,” kata Mari Fitriana.

Bagikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini